The Forest Scribe

SIMONTANA, Teknologi Berbasis Spasial Untuk Bantu Penataan Data Tutupan Hutan

Tim dari Pojok Iklim – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengembangkan teknologi Sistem Monitoring Hutan Nasional (SIMONTANA) untuk membantu badan pemerintah, peneliti kehutanan, maupun masyarakat sipil untuk menyediakan data dan informasi sumberdaya hutan berbasis spasial.

Dalam usahanya ini Tim Pojok Iklim – KLHK dan pihak-pihak terkait — seperti Badan Informasi Geospasial (BIG) dan Antariksa Nasional (LAPAN) —  membuka diri terhadap kritik, saran serta umpan balik, terutama dari mereka yang telah mencoba SIMONTANA melalui laman resmi KLHK.

“Kami ingin data itu bisa dimanfaatkan oleh banyak pihak demi kemajuan bersama. Kita bisa share metode, tapi kami harapkan kami dapat feedback terhadap metode itu agar kami bisa buat lebih baik,” ujar Orbita Roswintiarti Deputi Bidang Penginderaan Jauh, LAPAN. 

Belinda Arunarwati Margono, staf teknis Dit IPSDH Direktorat Jenderal Planologi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengatakan bahwa pihak yang ingin mendapatkan akses data secara detail wajib mengikuti aturan main yang telah disiapkan oleh timnya.

Tim juga menyiapkan pakta integritas, karena adanya resiko peretasan dan perubahan data oleh pihak tertentu, imbuhnya. 

“Memberikan akses data ini gampang susah, kami ingin terbuka tapi ada resikonya karena data bisa diubah dan sebagainya, kami sebagai pengelola mempunyai tanggung jawab data ini tidak ada yg diubah, atau dihack. Kami sediakan pakta integritasnya, ada tata aturan mainnya,” ujar Belinda. 

Belinda juga menambahkan apabila masyarakat umum yang hanya ingin melihat data-data hutan saja tanpa harus membuat pakta integritas dapat menggunakan fitur map service. Dimana fitur ini memberikan akses tertentu, membuat layout, dan menyimpannya.

“Kalau mau akses, ada yang namanya map service. Dengan map service pengguna bisa mengakses, membuat layout, men save dalam pdf, dan bisa dipakai untuk kegiatan individu. Memang masih banyak tools yang kami butuh improve untuk user experience, namun keamanan data tetap jadi prioritas kami. Jadi kalau hanya untuk melihat-lihat bisa dengan map service saja,” tambah Belinda.

Akses penggunaan map service juga dapat dibilang sangat mudah, pengguna hanya tinggal masuk ke laman SIMONTANA dan langsung mencari data yang diinginkan secara gratis. Selain itu, pengguna juga dapat memberikan feedback pada kolom feedback yang terletak pada kiri atas laman tersebut setelah melakukan registrasi atau login

Menurut presentasi tim Pojok Iklim pada webinar yang mereka selenggarakan Rabu (26/8), tujuan dari SIMONTANA secara khusus adalah untuk menyediakan data tutupan lahan secara seri, termasuk perubahannya dalam bentuk deforestasi, reforestasi dan degradasi hutan untuk perencanaan dan pemantauan sumber daya hutan dan lingkungan hidup yang dapat mencerminkan tingkat keberhasilan antar periode.

Selain itu SIMONTANA juga dapat digunakan sebagai media pelaporan inventarisasi Gas Rumah Kaca, pelaporan dalam Forest Resource Assessment – FAO, penyusunan Forest Reference Emission Level (FREL), dan kebutuhan internasional lainnya.

Arief Darmawan dosen Jurusan Kehutanan Universitas Lampung yang turut hadir pada webinar tersebut mengatakan bahwa SIMONTANA dapat sangat membantu dunia penelitian, namun ia juga merasa bahwa SIMONTANA dapat menjadi acuan bagi masyarakat umum dalam menghadapi berita hoax yang sering bermunculan.

“Masyarakat umum sudah sangat melek informasi, terutama yg berasal dari media sosial. Data dari SIMONTANA  akan menjadi data yg dapat dijadikan acuan dalam menangkal berita-berita simpang siur, terutama terkait deforestasi dan degradasi hutan. Oleh karena itu penguatan social engineering pada SIMONTANA perlu terus dilakukan,” ungkap Arief.

Juni lalu, SIMONTANA sempat meraih prestasi, yaitu masuk ke-dalam 99 besar atau Top 99 Inovasi Pelayanan Publik tahun 2020 dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB).

Baca lebih banyak tulisan oleh Didiet Nugraha.
Kelapa sawit? Kunjungi The Palm Scribe.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share This